KOLAKA, JURNALISMANDIRI.COM - Dalam upaya menjaga kemanan pangan berupa Makanan dan Minuman (Mamin) bagi masyarakat dari peredaran pangan olahan yang tidak memenuhi ketentuan serta berbahaya bagi Kesehatan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kolaka melakukan pemantauan terhadap pangan yang beredar, khususnya di ritel modern, pada Kamis (21/3/2025).
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kolaka dr. Muhammad Aris, S.Ked mengatakan, meskipun tim yang dipimpinnya masih menemukan beberapa Mamin yang rusak di etalase Alaska, namun berdasarkan data dari tahun 2024 lalu, jumlahnya semakin sedikit. "Ini menandakan bahwa pemilik usaha di Kolaka sudah mulai berubah atau berbenah dari tahun ke tahun," ungkapnya.
Selain itu, berdasarkan hasil pemantauan, pemilik usaha juga menyimpan Mamin mereka diatas palet sehingga pangan tidak bersentuhan langsung dengan lantai. "Artinya tingkat kepatuhan pemilik usaha sudah mulai baik jika dibandingkan dari tahun sebelumnya," ujarnya.
Olehnya itu, meskipun pangan yang ditemukan rusak tidak dilakukan penyitaan, namun pemilik usaha dibuatkan surat pernyataan agar tidak memajang kembali Makanan dan Minuman yang rusak ke dalam etalase. "Kita buatkan saja pernyataan barang yang ditemukan, mungkin juga penjaga tokonya tidak memeriksa dengan baik sehingga ada kemasan yang rusak kami temukan di pajangan," terangnya
Sekedar diketahui bahwa, pemantauan keamanan pangan seperti ini merupakan upaya pemerintah untuk memastikan kondisi pangan yang beredar dalam kondisi layak konsumsi hingga sampai ke masyarakat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar